Rabu, 17 Oktober 2012

Keep :)

Diposting oleh Unknown di 03.47 0 komentar
Bismillahirahmannirahim..
Ketahuilah teman, bahwa ketika kamu bersedih dan menangisi masa lalu, renungkan ini...
Mengapa kamu bersedih? Mengapa kamu menangis? Untuk apa Kau tangisi apa yang sudah terjadi dan terlewatkan? Bukan kah air matamu itu hanya percuma terbuang sia-sia? Apakah setelah menangis semua masalah akan terselesaikan? Apakah kecewa mu akan berakhir? Apakah luka hati mu akan terobati? Apakah keadaan akan membaik?
Percayalah temanku, Zat yang Maha membolak balikkan hati itu mengetahui apa yang terbaik untuk hambaNya. Jika kau menangis karena cinta yang berkhianat, ketahuilah bahwa cinta itu tak ada yang abadi selain cinta-Nya. Jika memang cintanya tulus, meskipun kau tidak meresponnya, dia akan tetap bertahan menjaga rasanya. Memang pedih jika orang yang selama ini kita “cinta” pergi meninggalkan kita, apalagi jika hubungan itu sudah lewat serius, dalam, dan tak lagi hitungan hari, tapi dia justru mencari pengganti kita semudah itu. Awalnya akan terasa sakit, terpuruk dan sedih karena merasa bodoh tertipu oleh “cinta palsu” itu. Awalnya akan ada rasa benci dan tak ingin mengenalnya lagi karena kau merasa kecewa semudah itu tergantikan. Tapi coba pikirkan kawan... Bukankah dari kejadian itu mata hati mu justru terbuka. Bukankah kabut yang menutupi fakta itu berangsur menghilang menunjukkan apa yang sebenarnya. Bukankah sekarang kau mengerti bahwa dia tidak sebaik apa yang kau bayangkan selama ini. Harusnya kau bersyukur Allah kita sudah menerangi apa yang telah menyesatkan kita. Harusnya kau bersyukur dari kenyataan pahit ini kau memperoleh pembelajaran bahwa:
“Terkadang sesuatu yang sangat kita cintai dan sayangi belum tentu yang terbaik untuk kita dan Allah Maha Mengetahui segalanya”
“Allah menciptakan “cinta” yang terbaik untuk kita, yang akan membawa kita ke surga akhiratnya bukan neraka jahanam. Karena cinta yang sesungguhnya tak kan membuat kita menjauh dari-Nya. Karena cinta yang sesungguhnya membuat kita semakin dekat dan jauh dari cemburu-Nya”
“Bukankah Allah menciptakan setiap umat-Nya berpasangan? Jadi tak perlu bersedih karena pecahan luka hatimu suatu saat pasti akan ada yang menambalnya. Seseorang yang mencintai mu, memahami mu, mengerti mu dan tak kan mungkin bisa membuat mu bersedih bahkan menangis karna terluka”
Dan banyak lagi pembalajaran yang bisa kita petik.
Jadi teman, untuk apa kau masih bersedih? Tersenyumlah... dan biarkan semua berlalu dalam ikhlas. Biarkan luka mu kering dengan sendirinya. Dan tanamkan dalam benakmu bahwa satu cinta yang terlewatkan akan membuatmu lebih mencintai yang menggantikannya kelak. Berjanjilah bahwa kau akan hidup jauh lebih baik dan jauh merasa senang tanpa dia yang berkhianat. :)

Karena sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sendau gurau. Semua kisah hidup sudah tertulis dalam lauh mahfuz. Dan janganlah kamu terlalu bersedih mengingat apa yang tak mampu kau raih, janganlah terlalu gembira ketika apa yang kau inginkan teraih. Jalanilah dengan sewajarnya. Jadi apa masih tetep nangis meratapi?? :)

Iyuta_cumil  (Jakarta, 5/10/2012)


 

Sebait Harapan Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei