di sela-sela keseriusanku,
aku masih saja menangkap tawa renyahmu
bercanda dengan teman kiri kanan mu
bercerita dengan teman depan belakang mu
tapi kau tak pernah menolehku
bahkan, mungkin kau tak menyadari keberadaanku
yang selalu memilih tempat di samping bangku belakang mu
agar aku bisa diam-diam memandangmu
turut mendengar celoteh asik dengan teman mu
menikmati irama tawa mu yang lucu
walau terkadang jengah dengan diriku sendiri
yang selalu mematung dan membisu setiap kau ada
dan diam-diam mengagumi gelak tawamu
yaa, aku memilih diam dan setia menjadi pengagum rahasia mu
aku masih saja menangkap tawa renyahmu
bercanda dengan teman kiri kanan mu
bercerita dengan teman depan belakang mu
tapi kau tak pernah menolehku
bahkan, mungkin kau tak menyadari keberadaanku
yang selalu memilih tempat di samping bangku belakang mu
agar aku bisa diam-diam memandangmu
turut mendengar celoteh asik dengan teman mu
menikmati irama tawa mu yang lucu
walau terkadang jengah dengan diriku sendiri
yang selalu mematung dan membisu setiap kau ada
dan diam-diam mengagumi gelak tawamu
yaa, aku memilih diam dan setia menjadi pengagum rahasia mu