Jumat, 09 Mei 2014

Suratku untuk Tuhan

Diposting oleh Unknown di 05.33 0 komentar
Dear Allah...
Alhamdulillahirabbil'alaamiin, segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Tuhan terima kasih atas segala nikmat yang telah Engkau limpahkan padaku. Nikmat sehat. Nikmat panca indra yang lengkap. Nikmat bernafas, menghirup sisa-sisa oksigen yang ada di Jakarta. Nikmat telah dicukupkan segala kebutuhanku. Dan nikmat mencintai dan dicintai sesama makhlukMu..
Tuhan.. ampuni jika aku sering kali kufur dengan nikmatMu, lupa untuk bersyukur, dan yang lebih mengerikan lagi sering merasa kurang atas limpahkan nikmatMu..
Tuhan.. sebenarnya aku malu terlalu sering meminta kepadaMu, namun kepada siapa lagi aku pantas memohon selain hanya kepadaMu ya rabbi.
Tuhan, kuatkan iman ku, agar aku bisa selalu tunduk padaMu. agar aku bisa selalu dekat denganMu..
Tuhan, lindungi aku, jaga aku dan ayah ibuku.. Kasihilah keduanya. jauhkan keduanya dari bencana..
Tuhan, beri aku kesempatan untuk bisa berbakti dengan keduanya, maka panjangkanlah umur keduanya..
Tuhan, berilah kesempatan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain, maka hiasilah aku dengan iman dan taqwa kepadaMu..
Tuhan, bantu aku mewujudkan mimpiku. bantu aku meraih anganku. bantu aku membanggakan dan membahagiakan orang-orang terkasihku. agar aku menjadi makhluk yang bermanfaat bagi orang lain.
Tuhan, jadikanlah aku orang yang beruntung.
Tuhan, limpahkan lah rezeki yang halal agar aku bisa membelanjakannya di jalan Mu..
Tuhan, dekatkan apa yang seharusnya dekat dan jauhkan apa yang seharusnya jauh..
Tuhan, mantabkan hati ini jika memang di jalan ku temui sebuah pilihan, karena sesungguhnya aku percaya bahwa takdirMu dan pilihanMu adalah yang terbaik untukku..
Tuhan, berkehendaklah menjadikan orang-orang di sekelilingku mempesona dengan imannya..
Lapangkanlah hati yang belum lapang. Ringankanlah beban yang memberatkan.
Sesungguhnya aku takut dengan siksaanMu.
Aku takut Engkau tak lagi peduli denganku..
Maka ya rabb jadikanlah aku seorang yang hanya tunduk dan patuh kepadaMu..
aamiin..

Jumat, 18 April 2014

Terima kasih untuk waktu 40 hari ini, aku bahagia :))

Diposting oleh Unknown di 17.04 0 komentar
Hai kamu.. :))
Maaf ya untuk keputusanku yang mungkin kau anggap konyol. Melepaskan dan mengikhlaskan orang yang mencintaimu padahal kau juga mencintainya. Mungkin benar kita saling cinta. Tapi cinta itu tak menjamin kita akan bahagia dunia akhirat kelaknya.
Sama-sama saling memantaskan ya, sama-sama saling mengkualitaskan diri, sama-sama saling memperbaiki diri. Semoga kamu paham dengan apa yang aku inginkan. Melepaskanmu tak semudah apa yang aku katakan kemarin. Ada takut sih, tapi aku percaya Allah. Jika kamu adalah orang yang Allah tunjuk untuk mendampingiku kelak, Allah pasti akan menjagakanmu untukku. Namun jika tidak, mari sama-sama belajar ikhlas. Berprasangka baik sama Allah maka yang baik akan terjadi. Allah maha tau apa yang terbaik untuk kita.
Terima kasih untuk waktu 40 hari ini, aku bahagia :))

Rabu, 02 April 2014

namun, mungkinkah aku sedang jatuh cinta?

Diposting oleh Unknown di 18.30 0 komentar
tak tau kapan dan dimana
hanya saja aku...
mulai membayangkan masa depan ditemani olehnya
mulai melibatkannya dalam meraih mimpi satu per satu

meskipun aku tau, dulu dia bukanlah orang yang aku harapkan untuk menemani hariku
namun sekarang, dia lah yang selalu ada disaat aku butuhkah

Yaa ku rasa, aku mulai tertarik dengannya
bahkan sering kali ku tersipu malu ketika ingat sikapnya padaku

Tuhan..
jika memang dia jodohku, aku tak kan mengeluh, karena aku percaya pilihanMu tentulah yang terbaik untukku
namun, jika dia diciptakan bukan untuk ku, maka dampingkanlah dia dengan wanita terbaik sebaik dirinya

namun, mungkinkah aku sedang jatuh cinta?

Kamis, 27 Februari 2014

samping bangku belakang mu

Diposting oleh Unknown di 08.11 0 komentar
di sela-sela keseriusanku,
aku masih saja menangkap tawa renyahmu
bercanda dengan teman kiri kanan mu
bercerita dengan teman depan belakang mu
tapi kau tak pernah menolehku
bahkan, mungkin kau tak menyadari keberadaanku
yang selalu memilih tempat di samping bangku belakang mu
agar aku bisa diam-diam memandangmu
turut mendengar celoteh asik dengan teman mu
menikmati irama tawa mu yang lucu
walau terkadang jengah dengan diriku sendiri
yang selalu mematung dan membisu setiap kau ada
dan diam-diam mengagumi gelak tawamu

yaa, aku memilih diam dan setia menjadi pengagum rahasia mu


 

Sebait Harapan Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei